BANK SULTRA TETAP JUARA
Rabu, 10-Jul-2019

Source : Majalah infobank No.494 – Juli 2019 – Vol. XLI

Sebanyak 22 Bank menghuni kelompok BUKU 1. Delapan di antaranya berada di kelas aser Rp5 triliun ke atas. Di kelas ini lima Bank meraih predikat “SANGAT BAGUS”, yaitu Bank Sultra, Bank Lampung, Bank Sulteng, Bank Maluku Malut, dan Bank Bengkulu

Bank-bank di kelompok Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) 1 memiliki pekerjaan rumah yang cukup berat dibandingkan dengan tiga kelompok bank diatasnya. Pasalnya, dalam peta bisnis perbankan di Tanah Air, bank-bank di kelompok BUKU 1 berada di balik keperkasaan bank-bank kelompok BUKU 2,3, dan 4. Karena skalanya yang tidak begitu besar, bank-bank di kelompok ini masih terkendala persoalan mendasar, seperti sulitnya memperoleh dana murah dan biaya operasional yang tinggi.

Selain itu, mereka tidak hanya berhadapan dengan bank-bank lain diatas kelompoknya. Mereka juga harus bersaing dengan Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per akhir 2018, aset bank-bank di kelompok BUKU 1, yang sebesar Rp87,18 triliun, sudah disalip BPR yang memiliki aset sebesar Rp135,69 triliun.

Pada “Rating 114 Bank Versi Infobank 2019” sebanyak 22 bank berada di kelompok BUKU 1. Pada rating tahun ini bank kelompok BUKU 1 dibagi menjadi tiga kelas, yakni kelas aset Rp5 triliun ke atas, yang dihuni oleh 8 bank; kelas aset Rp2,5 triliun sampai dengan di bawah Rp5 triliun sebanyak 4 bank; dan kelas aset dibawah Rp2,5 triliun sebanyak 10 bank.

Dari delapan bank yang ada di kelas aset Rp5 triliun ke atas, sebanyak lima bank di antaranya berhasil meraih predikat “SANGAT BAGUS”. Dua bank lainnya, yakni Bank BJB Syariah dan Bank Banten, mendapat predikat “cukup bagus”. Satu bank sisanya, yaitu Bank Syariah Bukopin, tidak di-rating karena tidak ada data risk profile.

Berdasarkan catatan Biro Riset Infobank (birI), lima bank yang mendapat predikat “SANGAT BAGUS” itu seluruhnya merupakan Bank Pembangunan Daerah (BPD). Kelima bank tersebut adalah Bank Sultra, Bank Lampung, Bank Sulteng, Bank Maluku Malut, dan Bank Bengkulu.

Pada rating tahun ini Bank Sultra kembali membuktikan diri sebagai salah satu BPD terbaik di Indonesia setelah kembali meraih predikat “SANGAT BAGUS” selama 20 tahun berturut-turut. Bank Sultra meraih skor tertinggi di kelompok BUKU 1 yakni sebesar 95,29%.

Pertumbuhan bisnis Bank Sultra memang menawan. Hal tersebut terlihat dari pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) dan kreditnya yang positif. DPK-nya meningkat 19,73% secara tahunan menjadi Rp5,33 triliun, sedangkan kreditnya tumbuh 17,27% menjadi Rp5,41 triliun. Berkat pertumbuhan kredit tersebut, Bank Sultra mampu membukukan kenaikan laba bersih yang cukup baik, yakni 17,27% atau menjadi Rp216,89 miliar.