Rapat Evaluasi Kantor Kas Triwulan 1 Tahun 2019
Kamis, 27-Jun-2019

Ket : Foto bersama Dewan Komisaris, Direksi, dan Seluruh Pimpinan Kantor Kas Bank Sultra

Dalam rangka meningkatkan kinerja sekaligus evaluasi kinerja lingkup Kantor Kas Bank Sultra, maka diselenggarakan Rapat Evaluasi Triwulan I di tahun 2019 pada hari Kamis (20/6/2019) bertempat di Swissbwell Hotel Kendari. Kedepannya evaluasi akan dilakukan secara rutin per triwulan. Rapat tersebut dibuka dan dipimpin langsung oleh Plt. Direktur Utama Bank Sultra, La Ode Muh. Mustika juga dihadiri oleh seluruh Dewan Komisaris dan Direksi serta Pimpinan Kepala Kantor Kas Bank Sultra.

Plt. Direktur Utama Bank Sultra, La Ode Muh. Mustika dalam sambutannya menghimbau kepada seluruh Kepala Kantor Kas untuk lebih meningkatkan kinerja. Evaluasi Kantor Kas Triwulan I ini diselenggarakan untuk mengevaluasi pencapaian terhadap target yang diberikan. Maka dari itu diharapkan seluruh Pimpinan kantor kas agar selalu meningkatkan kualitas cross selling dan edukasi kepada nasabah untuk lebih mengenalkan jasa dan produk Bank Sultra

Sampai dengan saat ini jumlah kantor kas Bank Sultra mencapai 56 (Lima Puluh enam) Kantor. Dari hasil Evaluasi yang dilakukan oleh Divisi Perencanaan Kantor Pusat diketahui terdapat peningkatan Penghimpunan Dana Pihak Ketiga antara lain Giro meningkat sebesar 24,33%, Deposito meningkat sebesar 0,29%, dan Pendapatan Kantor Kas meningkat sebesar 47,46%. “Maupun ada kendala-kendala yang mengakibatkan tidak tercapainya target yang diinginkan, tetapi kami harapkan kendala tersebut dapat dijadikan motivasi bersama untuk mencapai tujuan yang diingikan demi Kemajuan Bank Sultra” Ujar Plt. Direktur Utama Bank Sultra La Ode Muh. Mustika.

Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang disampaikan langsung oleh masing-masing Kepala Kas terkait kendala yang ditemukan dilapangan untuk dapat ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang ada. Diharapkan melalui Rapat Evaluasi ini dapat ditemukan solusi agar kedepan fungsi kantor kas untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dapat lebih dioptimalkan.