Tingkatkan Literasi Keuangan, Bank Sultra Gelar Edukasi Keuangan Di Wakatobi
Kamis, 14-Mar-2019

Demi meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai manfaat dan risiko produk, layanan jasa keuangan. Bank Sultra bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Edukasi Keuangan yang bertema “Cerdas Memanfaatkan Produk dan Layanan Keuangan di Era Keuangan Digital”. Sebagai pembuka di 2019, Desa darawa Kaledupa Selatan Kabupaten Wakatobi dipilih sebagai target edukasi yang mana masyarakatnya mempunyai potensi besar dalam pengembangan usaha mikro khususnya pembudidayaan rumput laut.

Direksi Bank Sultra dalam hal ini diwakili oleh Kepada Divisi Perkreditan, Hasbi Arfa menyampaikan dalam sambutannya selain mendorong pengetahuan masyarakat, pihak Bank Sultra bersama Pemerintah Kabupaten Wakatobi juga telah sepakat akan mengucurkan Permodalan demi meningkatkan perekonomian komiditi nelayan dan petani rumput laut yang ada di Kabupaten Wakatobi. Program Wakatobi Bersinar merupakan dukungan Pemerintah setempat dalam bentuk subsidi bunga pinjaman yang akan dibebankan ke Pemerintah, sehingga masyarakat hanya melakukan pengembalian pokok saja. Hal ini mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat yang ada di desa darawa yang memang sampai saat ini masih minim modal untuk pengembangan usaha mereka.

Berti Novaria selaku perwakilan dari Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara memaparkan dalam sosialisasinya berbagai kemudahan yang ditawarkan lembaga keuangan saat ini terutama Transaksi Non Tunai atau Cashless yang merupakan Program Pemerintah yaitu Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT). Tidak luput pula penjelasan dari Muhammad Yasin tentang bagaimana mengenali keaslian uang dicetakan emisi terbaru yang tersebar di masyarakat saat ini guna menghindari peningkatan peredaran Uang Palsu maupun uang tak layak edar. Utusan Otoritas Jasa Keuangan Perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara, Mursali menuturkan bahwa saat ini para pengguna jasa keuangan harus lebih berhati-hati dalam menentukan jasa keuangan yang akan digunakan dan apabila menemukan permasalahan bisa langsung melaporkan hal tersebut ke Otoritas Jasa Keuangan melalui berbagai media yang telah disediakan.

Kegiatan literasi keuangan ini juga merupakan kalender kegiatan Industri Jasa Keuangan di tahun 2019 yang tergabung dalam Forum Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Sultra sekaligus untuk lebih meningkatkan indeks literasi keuangan yang ditargetkan oleh Otoritas Jasa Keuangan di tahun 2019 mencapai 75%, dimana pada tahun 2016 secara Nasional tingkat literasi keuangan sebesar 29,66%. Sementara itu khusus di Provinsi Sulawesi Tenggara indeks literasi keuangan sebesar 26,55%. Artinya pengetahuan masyarakat Sultra tentang produk dan jasa lembaga keuangan atau literasi keuangan masih sangat rendah. Olehnya itu peran lembaga jasa keuangan baik Bank maupun Non Bank perlu ditingkatkan demikian disampaiak Sekretaris FKIJK Sultra La Ode Muhammad Mustika.

Diharapkan dengan diadakannya kegiatan ini peningkatan edukasi akan mendorong daya minat masyarakat untuk lebih memanfaatkan lagi jasa keuangan dengan baik sehingga terwujudnya kesejahteraan masyarakat.